MASALAH BUKAN MASALAH. MASALAH = EMAS + ALLAH.
Setiap orang pasti punya masalah dalam hidup. Namun, setiap orang tidak sama dalam menyikapi masalah. Sejatinya, kita tidak perlu takut ketika menghadapi masalah besar, karena kita punya Allah Yang Maha Besar. Allah tidak menjanjikan langit selalu biru, bunga selalu mekar, mentari selalu bersinar, tapi kita selalu yakin bahwa ada pelangi setelah badai, tawa di setiap air mata, dan jawaban dari setiap doa. Kalau kita yakini bahwa setiap masalah diturunkan sepaket dengan solusinya, maka seharusnya tidak ada yang perlu kita khawatirkan. Sebesar-besarnya masalah, yakinlah bahwa rahmat Allah jauuuh lebih besar. Jangan mudah menyerah. Tetap tenang, berpikir positif dan berdoa. Tetap berikhtiar dan bersabar. Insya Allah kita dipertemukan dengan jalan keluar. “Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesulitan, dan kesulitan bersama kemudahan”. (Hr. Tirmidzi). Jalan terbaik menghadapi masalah adalah mendekat kepada-Nya. Ketika ingin menyerah, bersujudlah karena pertolongan Allah hanya berjarak kening dan sajadah. Justru masalah adalah masa-masa kita semakin dekat dengan Allah. ATM + CAS = Solusi. Allah tempat mengadu. Cukup Allah saja. Masalah adalah 'emas'nya Allah. Masalah bukan masalah, tapi tantangan. Masalah bukan masalah, tapi sebagai cermin untuk meningkatkan kapasitas kita. Justru kita bersyukur, karena dengan masalah membuat kita naik level. Mengutip dari Ustadz Adi Hidayat, beliau mengajarkan cara berdoa yang sulit bagi Allah untuk tidak mengabulkan doa tersebut. Ketika ingin berdoa, temukan kalimat yang menyentuh dibarengi dengan hati yang berserah sepenuhnya kepada Allah SWT. Ketika berdoa, kita menengadahkan tangan, meminta dengan setulus hati dan sebutkan nama Asmaul Husna. Ustadz Adi Hidayat mencontohkan kalimat yang menyentuh dan sulit bagi Allah untuk menolak doa kita “Ya Allah, aku tancapkan keyakinan yang paling dalam, bahwa hanya Engkau yang Maha Mendengar doa saya. Selain berdoa kepada Allah yang Maha Mendengar, lantas kepada siapa lagi doa-doa dan harapan mesti dipanjatkan. Kalau yang Maha Mendengar saja tidak mengabulkan doaku, lantas kepada siapa lagi aku mesti meminta? Kalau dengan segenap keyakinan ini aku sudah memohon dan belum Kau kabulkan juga, tolong tunjukan kepadaku ya Allah, dengan cara apa lagi aku harus memohon kepadamu. Kalau pada yang Maha Mendengar saja tidak dikabulkan, lantas kepada siapa lagi aku harus memohon?”
Salam berkah berlimpah
Ance Wulan Nurfarida
MomPreneur, Ibu rumah tangga yang
berbisnis bersama komunitas islami
Alamat : jalan kandang perahu no 3
Telp : 087744166395
Fb. Ance Wulan Nurfarida
Komentar
Posting Komentar